Translate

Thursday, August 18, 2016

Rajawali Yang Sombong Dan Elang Yang Sabar

Suatu hari, Elang terbang dan mendarat di sebuah pohon. Sesaat kemudian, rajawali datang menghampiri elang.

"Hai, Elang. Apa yang kau lakukan di sini? Bukannya berburu, justru bermalas-malasan. Kau memang makhluk yang tidak berguna," kata rajawali mencibir.

"Aku sedang menunggu bantuan dari dewa," kata elang.

Rajawali melihat seekor burung puyuh sedang bertengger di sebuah tunggul pohon. "Aku berburu dengan kekuatanku. Aku tidak butuh bantuan dewa. Perhatikan apa yang akan aku lakukan kepada burung puyuh itu. Aku akan membunuhnya dan memakannya di depan matamu," kata rajawali menyombongkan diri.

Lalu, rajawali pun terbang menukik cepat untuk menangkap burung puyuh. Tapi, tiba-tiba burung puyuh pergi meninggalkan tunggul pohon.

Karena terbang terlalu cepat, rajawali tidak bisa berhenti mendadak sehingga dadanya terkena tunggul dan berdarah. Rajawali tidak bisa terbang lagi karena terluka.

Lalu, elang datang menghampiri rajawali. "Hei Elang, apa yang hendak kau lakukan?" tanya rajawali.

"Aku akan memakanmu. Aku tadi kan bilang sedang menunggu bantuan dari dewa. Inilah bantuan dari dewa untukku," jawab elang.

"Tidak, jangan makan aku," kata rajawali yang mencoba melawan. Namun karena elang terlalu kuat, rajawali pun kalah dan dimakan oleh elang sampai habis. Itulah balasan bagi rajawali yang suka menyombongkan diri.

Pesan Moral:
Jangan jadi anak yang sombong dan suka membanggakan diri sendiri. Setiap orang pasti butuh bantuan dari orang lain.


Sumber: dongengceritarakyat.com

No comments: