Translate

Tuesday, August 9, 2016

Perempuan dari rusuk pria

Mungkin benar wanita diciptakan dari tulang rusuk pria. Kata orang kalau jodoh pasti ada perasaan atau insting yang mengatakan bahwa dia adalah jodoh kita. Jadi cerita ini gue ambil dari kisah beberapa orang yang gue kenal tentang jodoh.

Kisah 1
Saat anak laki-laki ini berusia 5tahun sekitar usia TK, ia mengatakan bahwa anak perempuan tetangga jauh yang satu sekolah dengan dia merupakan jodohnya. Anak laki-laki ini mengungkapkan bahwa suatu saat ia akan menikahi anak perempuan tersebut. Lalu, mama dari anak laki-laki ini hanya mengatakan bahwa ia masih terlalu kecil untuk mengatakan hal yang berkaitan dengan pernikahan. Beberapa tahun berlalu, anak perempuan tersebut pindah rumah dan anak laki-laki tersebut lupa dengan perkataannya. Waktu bergulir 20 tahun lebih berlalu. Hingga suatu saat, mereka bertemu dan menjalin hubungan. Pernikahan pun dipersiapkan khususnya waktu lamaran. Saat mama dari laki-laki ini bertemu keluarga perempuan, ia tahu bahwa mereka dulunya bertetangga. Tapi mama dari laki-laki ini belum menyadari dan mengingat perkataan putranya dulu. Setelah memiliki cucu laki-laki, mama ini baru mengingat bahwa dulu anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun mengatakan bahwa suatu saat ia akan menikahi perempuan ini dan kenyataannya benar.
Sumber: tante ibu saya (sebagai mama)

Kisah 2
Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berada di bangku SMP. Ia bermimpi bahwa ia memiliki jodoh tetangga sebelah kiri rumahnya. Di dalam mimpinya tersebut, ia selalu mencari gadis disebelah rumahnya. Walaupun ia tidak tahu siapa gadis tersebut. Beranjak waktu berlalu, sekarang anak laki-laki tersebut menjadi tumbuh dewasa. Dan ternyata benar, ia menikah dengan tetangga sebelah kirinya. Gadis tersebut baru pindah dan mengontrak disebelah rumahnya. Mereka terpaut 10 tahun. Laki-laki ini selalu mengingat mimpinya dan menceritakan kepada semua orang yang ditemui bahwa jodoh iu dekat dengan kita.
Sumber: koko sepupu saya

Dari kedua kisah nyata ini, mau diingatkan kembali bahwa jodoh sebenarnya sudah ada yang mengatur dan tidak perlu memaksakan kehendak. Tuhan punya cara tersendiri mempertemukannya.

No comments: