Translate

Sunday, August 21, 2016

Nilai Sebuah Tas Jelek

Seorang lelaki bijaksana berjalan menuju kota. Di sebuah tikungan ia bertemu seorang lelaki muda yang kelihatan tidak bahagia. Wajahnya murung sekali seolah tidak ada sesuatu pun yang bisa membuatnya bahagia.

Lelaki bijaksana menghampirinya dan bertanya, "Tuan, kau nampak sangat sedih. Apa yang membuat hatimu gundah?"

Lelaki muda mengangkat tas jeleknya dan berkata dengan sedih, "Aku tidak mempunyai apa-apa di dunia ini. Hanya tas jelek ini yang aku punya."

"Kasihan sekali," kata lelaki bijaksana. la berpikir bagaimana cara untuk mengobati kesedihan lelaki muda itu. Tidak lama, ia menemukan ide. la mencoba mengalihkan perhatian si lelaki muda. "Lihat! Ada monyet di sana!" teriak si lelaki bijaksana.

"Mana?" kata si lelaki muda. Saat perhatian si lelaki muda teralihkan, si lelaki bijaksana Iangsung merebut tasnya dan membawanya Iari.

Lelaki muda mencoba mengejarnya, tapi lelaki bijaksana terlalu cepat berlari. Lelaki muda pun menangis sekerasnya. "Kembalikan padaku tas itu. Itu harta milikku satu-satunya," teriaknya sambil menangis.

Lelaki bijaksana sudah lari jauh. la pun menaruh tas lelaki muda di tengah jalan. Setelah itu, ia bersembunyi di semak belukar.

Tidak lama kemudian, si lelaki muda datang dan melihat tasnya. la segera berlari mengambilnya. "Tasku! Aku kira telah kehilangan tas ini," ucap lelaki muda sambil tersenyum senang.

Lelaki bijaksana tersenyum dari balik semak belukar. "Akhirnya, ia bisa bergembira. la tahu caranya bersyukur walaupun hanya punya tas jelek," kata si lelaki bijaksana dalam hati.

Pesan Moral:
Syukurilah segala apa yang kamu punya. Sebab, Tuhan sangat senang kepada orang yang pandai bersyukur. Kemudian, jangan memiliki sifat iri dan mengeluh. Tuhan benci orang yang memiliki sifat iri dan sering mengeluh. Tuhan akan menambahkan rezeki bagi orang yang bersyukur.


Sumber: dongengceritarakyat.com

No comments: