Translate

Sunday, February 14, 2016

valentine for us

Happy valentine's day! Yeaaaay!

Semoga kasih sayangnya enggak hanya ditunjukkan pada hari ini saja. Setiap hari harus menebarkan kasih dimana-mana ya. Silakan di close kalau kalian enggak mau baca curhatan gue dan menyesal nantinya.

Oke, gue bahas cerita gue aja. Gue dan dia merayakan valentine di tempat masing-masing. Yang bikin spesial adalah:
1. dia telepon gue di jam 12 malam, saat dia lagi dinner di kantor. (Kita beda 1.5 jam)  dan ucapin valentine pertama kali. Gue dengan keadaan tidur angkat telepon dia.
2. dia telepon gue di jam 3 pagi, saat dia break time. Ngucapin kedua kali dan ngomong kalau dia berharap valentine di sini bareng-bareng. Gue cuma hem, hem, hem ya maklum masih setengah sadar.
3. dia telepon gue di jam 6 pagi, saat dia sampai di rumah. Ngucapin ketiga kali dan ngobrol sebentar. Terus tidur masing-masing.
4. selama gue pergi sama temen gue, dia telepon dan nanya kapan sampai rumah biar bisa skype. Dia telepon berkali-kali dan bilang "i wish i'm there and spend time together for this valentine."
5. sampai di rumah, gue langsung skype an dan cerita-cerita. Tiba-tiba dia dateng bawa kue dan bilang "this for you, aaaa, open your mouth." selesai makan kue, dia bilang "Don't cry. I'm always be with you." Gara-gara dibilang gitu, gue malah nangis beneran.
6. ya kita teleponan sampai lama dan pas dia mau pergi ke kantor, dia bilang "Are you okay? Please don't cry again. I'm always be with you, gabu." Orang udah diem nangisnya, dibahas lagi ya sedih lagi. Terus enggak berapa lama dia telepon lagi "You okay? I'm just scared, if you feel alone when i'm busy."

Ya gitu curhatan gue. Gue berharap dia di sini sih. :P