Translate

Monday, December 22, 2014

kedua mimpi hari ini

mimpi pertama:
Gue lagi hamil besar. Gak tau dah siapa bapaknya yang pasti gue inget adalah gue sedang hamil. Terus anak gue lahir. Gue jagain dia, gendong-gendong, nemenin tidur, kasih susu dari botol. Yang gue inget lagi dari mimpi gue adalah anak gue seorang perempuan cantik, kulit putih, hidung kecil, mata bulat sedang, dan rambut pendek. (Mungkin mirip anak yang pernah gue mimpiin waktu dulu bulan Agustus tanggal 26) Gak lama untuk dia sampai berusia hampir satu tahun dan gue nanya mau kado apa untuk ulang tahunnya, dia jawab sesuatu tapi gue lupa. Dia duduk di karpet sambil main dan tersenyum. Gue kebangun.

mimpi kedua:
Gue seperti sedang ada disebuah kerajaan kuno dan menjadi seorang putri Raja. Gue punya dua dayang yang gue rasa gue deket sama orang ini. Tapi gue lupa siapa namanya dan siapa mukanya. Hari itu ada pertemuan dan perjodohan dengan seorang pangeran dari negri antaberanta, gue gak inget siapa orang ini. Tapi dia punya seorang pengawal yang merangkap seperti dayang mungkin, nah gue kenal sama orang ini. Dayangnya cewek. Saat pertemuan dengan si pangeran, gue gak suka sama tuh orang dan mungkin dia juga. Terus gue ke kamar dan disana gue cerita ke dua orang dayang gue kalau gue gak suka, tiba-tiba si pangeran dateng ke kamar dan bilang bahwa si pangeran juga gak suka sama perjodohan ini karena sudah ada orang lain yang mengisi hatinya yaitu si dayang perempuannya. Gue berusaha mencari cara gimana membatalkan perjodohan ini. Tiba-tiba gue punya ide untuk membuat mereka kawin lari. Mereka kabur dengan persediaan makanan yang kedua dayang gue dan gue siapkan. Mereka kabur lewat jendela kamar gue. Setelah merasa agak lama mereka kabur, gue dan kedua dayang gue keluar kamar untuk melapor ke raja bahwa gue dan pangeran membatalkan perjodohan ini. Saat raja nanya kemana si pangeran, gue bilang gak tahu. Pengawal pangeran ada 6 orang yang terbagi menjadi 2 baris serta 3 bajar. Gue suka sama pengawal orang kedua dari baris kedua. Gue kenal orang ini dan sangat jelas diingatan gue. Tapi gue gak bilang ke raja. Para pengawal sibuk mencari pangeran. Raja menghubungi raja dinegeri seberang. Raja negeri seberang datang dengan pengawal beserta pangeran dan dayang perempuannya. Raja menanyakan ke gue kenapa bantu mereka kabur, gue jawab bahwa pernikahan butuh cinta dan ketika kedua orang yang menikah tidak saling cinta ya tidak bisa ada pernikahan, jadi gue jujur bahwa gue yang membantu mereka kabur. Raja negeri seberang tersenyum dan menjelaskan bahwa dia bukan pangeran yang sebenarnya. Gue kebangun karena alaram bunyi dan bangun dengan kebingungan siapa pangeran sebenarnya?

No comments: