Translate

Friday, May 23, 2014

mimpi aneh kemarin malam

Gue mimpi punya rumah dan udah tinggal disana sama seorang cowok. Cowok ini gak gue kenal, cuma kulitnya putih, mancung, alis tebal, rahang kokoh, lebih tinggi dari gue, yang pasti gak botak. Dimimpi gue itu, kita saling sayang. Rumah kita itu gak gede, tapi banyak pohon dengan cat rumah warna coklat. Semacam minimalis, tapi entahlah gak kayak minimalis juga. Lebih vintage mungkin. Nah gue lagi di luar rumah dan dia di depan tempat cuci piring sambil nyuci dan senyum-senyum ke gue. Terus gue bilang, "yang bersih nyucinya." sambil iseng. Tapi dia gak denger. Malah dia nunjukin kertas yang isinya angka sama huruf. Dia bilang, "ini cara kita ngobrol." Gilanya, pohon gede diseberang rumah gue tiba-tiba rubuh dan nimpa dia. Buru-buru gue kesana dan ngeliat banyak darah. Terus gue ngeliat dia yang udah tak berdaya.

Hari pemakaman tiba dan gue gak dateng gara-gara marah. Berasa kesel, kenapa tuh orang udah keburu diambil, padahal baru merasakan kebahagiaan (dimimpi itu). Digudang, gue menemukan sebuah kotak kaca dengan cat hitam. Akhirnya gue buka. Terus gue kayak masuk ke dunia lain, dunia dimana gue bisa ngeliat kejadian lalu, dimana cowok gue itu mati. Gak cuma ngeliat tapi kayak flashback dan gue bisa tau kalau akan terjadi pohon rubuh. Jadi, gue ngajak dia keluar dari rumah dan main di depan. Di jam yang sama yaitu 8.15, dia meninggal lagi terkena sengatan lebah. Akhirnya kejadian itu ke ulang, gue gak ke pemakaman dan nemuin kotak hitam. Terus gue berupaya gimana caranya supaya cowok gue ini gak mati. Tapi tetep aja jam 8.15, dia selalu meninggal.

Setelah cowok gue ini mati, gue gak putus asa. Gue mencari tahu gimana cara supaya dia gak mati dan gue menemukan bahwa ada jalan rahasia ke surga. Ternyata jalan ke surga adalah pohon yang menimpa cowok gue itu. Sampai di surga gue marah-marah dan nyari pimpinan surga.

Pimpinan surga lagi karaoke-an bersama temen-temennya. Si pimpinan ini adalah seorang perempuan. Dia nanya, "ada apa?". Buru-buru gue ceritain kisah cowok gue itu. Terus dia bilang, "Gak ada caranya untuk mengembalikan pacar kamu itu. Lihat berapa banyak usaha yang dilakukan kamu? Karena ketika takdir sudah berkata, ya sudah. Kamu hanya bisa menjalannya saja. Ingat, waktu tidak dapat diputar kembali. Jalani hidup sekarang, nikmati hal-hal yang terjadi."
Gue ternyata yang pingsan saat ketimpa pohon dan gue sadar cowok tadi disamping gue.

Gue beneran bangun dari tidur karena nyokap gue bilang, tukang AC mau dateng ke rumah. haha!
PS: ada detail yang tidak diceritakan karena lupa

No comments: